Pentingkah Perawatan Kaki Bagi Penderita Diabetes ?

Jenis amputasi yang paling umum pada pengidap diabetes adalah jari kaki, telapak kaki dan kaki bagian bawah.

Kasus mengenai amputasi hanya mencakup sebagian kecil dari 29 juta orang di Indonesia yang menderita diabetes.

Cara terbaik untuk mencegah amputasi dan komplikasi diabetes yang parah lainnya adalah dengan mengelola gula darah anda.

Amputasi adalah komplikasi utama dari diabetes. Jika anda memiliki diabetes, dokter anda kemungkinan akan merekomendasikan anda untuk memeriksa kaki setiap hari, meskipun tanpa alasan yang anda ketahui.

Maka kita perlu membaca lebih lanjut untuk mengetahui bagaimana diabetes dapat berakibat pada amputasi dan bagaimana cara untuk mencegahnya.

Mengapa amputasi menjadi perlu ?

Pada beberapa kasus, diabetes dapat mengakibatkan penyakit arteri perifer. Penyakit tersebut menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan mengurangi aliran darah ke kaki dan jari-jarinya.

Hal tersebut juga dapat mengakibatkan kerusakan saraf, yang dikenal dengan neuropati perifer.

Hal ini dapat mengakibatkan kaki anda menjadi kebas.

Jika anda tidak merasakan sakit, anda mungkin tidak menyadari bahwa anda memiliki luka atau radang pada kaki.

Anda kemungkinan akan terus menekan area yang terdampak, yang mengakibatkannya luka menjadi semakin luas dan terinfeksi.

Aliran darah yang berkurang dapat memperlambat pemulihan. Hal tersebut juga membuat tubuh menjadi kurang efektif dalam melawan infeksi.

Sebagai hasilnya, luka anda mungkin tidak akan sembuh. Kerusakan atau kematian jaringan (gangren) dapat timbul dan infeksi yang timbul dapat meluas sampai ke tulang.

Jika infeksi tidak dapat dihentikan atau kerusakannya tidak dapat dipulihkan, maka amputasi mungkin diperlukan.

Jenis amputasi yang paling umum pada penderita diabetes adalah pada jari kaki, telapak kaki dan kaki bagian bawah.

Apakah semua pengidap diabetes akan diamputasi ?

Pada tahun 2010, 73.000 penduduk Indonesia yang mengidap diabetes dan berumur lebih dari 20 tahun menjalani amputasi.

Angka tersebut mungkin terlihat banyak, akan tetapi kasus amputasi hanya mencakup sebagian kecil atas lebih dari 29 juta orang di Indonesia  dengan diabetes.

Manajemen diabetes dan perawatan kaki yang lebih baik telah mengurangi tingkat amputasi tubuh bagian bawah menjadi setengahnya selama 20 tahun terakhir.

Dengan perkembangan perawatan diabetes, kaki dan penanganan luka, banyak pasien pengidap diabetes dalam membatasi resiko amputasi mereka atau mencegahnya sama sekali.

Cara terbaik untuk mencegah amputasi jika anda mengidap diabetes.

Cara terbaik untuk mencegah amputasi dan komplikasi diabetes parah lainnya adalah dengan mengatur gula darah anda. Ada beberapa cara anda dapat melakukan hal ini, termasuk:

  • Mengkonsumsi diet sehat yang terdiri dari daging, buah dan sayur, serat, dan gandum utuh
  • Menghindari jus dan soda dengan pemanis buatan
  • Mengurangi stres
  • Berolahraga minimal 30 menit sehari
  • Menjaga berat badan dan tekanan darah yang sehat
  • Memeriksa kadar gula darah anda secara rutin
  • Mengkonsumsi insulin dan obat-obatan diabetes secara rutin berdasarkan anjuran dokter.
  • Menghentikan kebiasaan buruk
  • Jika anda merokok, maka sebaiknya anda berhenti. Merokok dapat menyulitkan upaya menjaga gula darah. Merokok juga memperlambat sirkulasi peredaran darah dan penyembuhan luka, yang dapat berujung kepada penyakit arteri perifer. Mungkin anda mengalami kesulitan untuk menghentikan kebiasaan merokok jika hanya seorang diri. Konsultasikan kepada dokter anda untuk cara-cara menghentikannya.

Perawatan kaki yang baik dapat membantu anda mencegah luka atau radang agar tidak berkembang lebih lanjut. Beberapa tips perawatan kaki antara lain:

  • Lakukanlah pengecekan seluruh kaki anda setiap hari. Perhatikan tanda-tanda kemerahan, luka, lebam, radang dan diskolorasi.
  • Gunakan kaca pembesar untuk membantu anda mendapatkan gambaran yang jelas mengenai kaki anda.
  • Mintalah bantuan orang lain untuk memeriksa kaki anda, jika anda tidak dapat melakukan demikian.
  • Periksalah sensasi kaki anda secara teratur dengan menggunakan bulu atau objek ringan lainnya
  • Periksalah secara teratur apakah kaki anda dapat merasakan suhu hangat dan dingin
  • Kenakan kaus kaki yang tipis, bersih dan kering yang tidak berbentuk karet ketat..
  • Gerakkan jari kaki anda setiap hari dan latihlah pergelangan kaki anda untuk menjaga agar darah tetap mengalir di kaki anda.

Laporan segala permasalah kaki dan gejala neuropati seperti kebas, rasa terbakar dan rangsangan kepada dokter anda dengan segera.

Masalah lain terhadap kaki yang perlu diketahui

Masalah kaki pada umumnya yang mungkin mengganggu kebanyakan orang dapat menjadi masalah serius jika anda mengidap diabetes. Jika anda tidak mengetahui letaknya, luka sederhana dapat dengan cepat menjadi infeksi atau menyebabkan radang.

Jika anda mengalami kondisi-kondisi terkait kaki semacam ini, hubungi dokter anda untuk diperiksa lebih lanjut:

  • Infeksi jamur
  • Terkilir
  • Kuku kaki yang tumbuh ke dalam
  • Katimumul
  • Bunions
  • Kapalan
  • Kutil pada telapak kaki (plantar warts)
  • chilblains
  • Jari kaki palu (hammertoes)
  • Kaki kering
  • Gout
  • Nyeri di telapak kaki

Apa yang dapat anda lakukan ?

Diabetes adalah penyakit yang sulit dideteksi. Dalam kebanyakan kasus, ini tidak memiliki gejala yang luar biasa.

Jika anda tidak memiliki gejala-gejala, anda dapat menganggap bahwa penyakit tersebut sudah ditangani dan tidak menanggapinya secara serius.

Jika anda mengidap diabetes dan gula darah anda tidak terkendali dengan baik, lakukan langkah segera, bahkan jika anda tidak memiliki gejalan-gejala.

Minumlah obat-obatan diabetes anda dan bicarakan dengan dokter anda mengenai diter dan rencana olahraga yang terbaik untuk situasi anda.

Jika anda tidak memeriksa kaki anda secara rutin, lakukanlah sekarang juga.

Proses tersebut hanya memakan waktu beberapa menit setiap hari. Lakukanlah pengecekan kaki anda sebagai bagian rutinitas di pagi ataupun sore hari.

Untuk menjaga kesehatan kaki anda sebaik mungkin:

  • Cucilah kaki setiap hari dan keringkan dengan merata. Gunakan lilin petroleum pada kaki untuk mencegah kulit pecah.
  • Jangan menyingkirkan kapalan, katimumul, corns atau kutil secara sepihak mintalah bantuan dari dokter kulit atau dokter anda.
  • Guntinglah kuku kaki anda dengan rapi dan usahakan jangan memotongnya terlalu pendek.
  • jangan berjalan tanpa alas kaki baik di dalam maupun di luar rumah.
  • Jika anda mengalami kesulitan menemukan sepatu yang cocok untuk anda, bicarakan dengan dokter untuk mengenakan sepatu diabetes
  • Gunakan sepatu yang menutupi jari kaki
  • Hindari sepatu dengan ujung lancip.
  • Jangan merendam kaki anda terlalu lama.
  • Kelembaban diantara jari kaki dapat menyebabkan infeksi, sehingga anda dapat menggunakan tepung jagung diantara jari kaki untuk menjaga kaki tetap kering.

Amputasi tidak harus menjadi bagian dari perjalanan anda dengan diabetes.

Jika anda melakukan segala yang anda mampu untuk untuk menjaga gula darah dan merawat kaki anda, maka anda telah mengurangi risiko komplikasi yang besar.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.