Diet Pankreatitis : Cara Sembuhkan Pankreatitis Akut

Pakreatitis adalah radang pada kelenjar pancreas. Ini adalah kondisi yang sangat serius dan menyakitkan yang membutuhkan pengamatan medis yang cermat. B

ahkan, selama beberapa hari pertama, tidak ada makanan atau minuman yang diizinkan untuk masuk ke dalam tubuh; semua dalam bentuk cairan diberikan melalui infus.

Ketika pankreas mulai pulih dan berfungsi lagi, yang diizinkan adalah cairan bening dan kemudian makanan yang lunak dan rendah lemak ditambahkan di bawah pengawasan tim perawatan kesehatan untuk memastikan bahwa makanan dapat ditoleransi dengan baik.

Pankreatitis akut bisa mengancam jiwa; mencari perawatan medis adalah suatu keharusan.

Sementara sebagian besar orang akan pulih dengan baik dari pankreatitis akut, hampir 25 % dari mereka yang didiagnosis akan mengalami sakit yang berulang, menyebabkan penyakit ini berubah menjadi kronis.

Pankreatitis kronis dapat meningkatkan risiko yang signifikan untuk mengembangkan kanker pankreas, diabetes, gagal hati dan penyakit berpotensi menjadi penyakit yang mengancam jiwa lainnya.

Diet untuk pankreatitis diperlukan untuk membantu memulihkan kondisi ini, ini penting untuk membantu mencegah penyakit ini memasuki fase kronis.

Ada beberapa orang yang lebih rentan terhadap pankreatitis, termasuk mereka yang memiliki riwayat penyalahgunaan zat terlarang (narkoba), penggunaan obat resep tertentu, makan yang tidak sehat dan genetika.

Olahraga ringan hingga sedang, yoga dan meditasi dapat membantu mengelola gejala dan menghindari alkohol dan tembakau mutlak diperlukan untuk pemulihan.

Apakah Anda baru-baru ini didiagnosis menderita pankreatitis akut atau pankreatitis kronis, langkah pertama adalah mengadopsi pola makan sehat yang berfokus pada buah-buahan dan sayuran segar, biji-bijian utuh, dan protein tanpa lemak.

Apa itu Pankreatitis?

Pankreas adalah organ pusat di mana enzim penting di produksi untuk membantu proses pencernaan dan hormon diproduksi untuk membantu memproses gula tubuh.

Pankreas dapat rusak, menyebabkan enzim pencernaan aktif ketika masih berada di pankreas dan bukan di saluran pencernaan.

Ini dapat menyebabkan peradangan dan pankreatitis. Pada pasien akut dan kronis, jaringan parut dapat terbentuk, menyebabkan pankreas tidak berfungsi maksimal atau bahkan gagal berfungsi.

Pankreatitis akut adalah peradangan pankreas mendadak yang mengakibatkan pembengkakan, nyeri dan pencernaan yang buruk. Komplikasi serius mungkin terjadi, terutama jika pankreas menjadi terinfeksi.

Pankreatitis kronis ditandai dengan peradangan pankreas yang persisten, menyebabkan kerusakan permanen pada organ vital ini.

Pankreatitis kronis tidak dapat disembuhkan, dan komplikasi tertentu yang mengancam jiwa dapat terjadi termasuk gagal hati, diabetes dan kanker pankreas.

Gejala Pankreatitis

Ketika Anda menderita pankreatitis, Anda mungkin mengalami salah satu gejala berikut. Untuk beberapa, gejala mungkin ringan. Tetapi bagi orang lain, gejala mungkin melemahkan.

Gejala Pankreatitis Akut:

  • Nyeri di daerah perut bagian atas
  • Nyeri yang menjalarr dari perut bagian atas ke punggung atau bahu
  • Nyeri yang memburuk setelah makan
  • Perut terasa lembek ketika disentuh
  • Panas tubuh tinggi atau demam
  • Denyut nadi/jantung cepat
  • Mual
  • Muntah

Gejala Pankreatitis Kronis:

  • Nyeri di perut bagian atas yang menetap, atau bisa datang dan pergi
  • Berat badan turun, seringkali terjadi secara tiba-tiba dan drastis
  • Kotoran yang berminyak dan berbau

Penyebab Pankreatitis & Faktor Risiko

Ada banyak kemungkinan penyebab pankreatitis, banyak yang terkait dengan diet dan kesehatan secara keseluruhan.

Namun, ada kalanya pankreatitis adalah hasil dari cedera fisik, operasi atau kondisi medis lainnya.

Faktor risiko yang diketahui meliputi :

  • Alkoholisme
  • Batu empedu
  • ERCP, prosedur bedah untuk batu-batu empedu
  • Merokok
  • Kadar kalsium tinggi dalam darah
  • Hiperparatiroidisme
  • Kadar trigliserida tinggi
  • Infeksi
  • Cedera pada perut
  • Cystic fibrosis
  • Bedah Perut
  • Obat-obatan tertentu
  • Kanker pankreas
  • Genetika
  • Diet tinggi lemak, terutama bagi mereka yang menderita diabetes tipe 2.

Bahaya Pankreatitis

Jika tidak diobati, pankreatitis dapat menyebabkan komplikasi serius dan bahkan kematian. Mencari bantuan medis darurat diperlukan saat gejala berikut muncul :

  • Pseudocysts pengumpulan cairan dan kotoran di dalam sebuah kantong. Jika cairan ini pecah, menyebabkan infeksi dan pendarahan internal.
  • Peradangan di pankreas membuat rentan terhadap bakteri dan infeksi. Pembedahan mungkin diperlukan dalam beberapa kasus.
  • Gagal ginjal mungkin timbul, membutuhkan dialisis.
  • Masalah pernapasan dapat berkembang karena perubahan kimia dalam tubuh dapat mempengaruhi tingkat oksigen.
  • Diabetes dapat terjadi karena sel-sel yang memproduksi insulin rusak.
  • Malnutrisi cukup umum karena pankreas menghasilkan lebih sedikit enzim, sehingga sulit untuk memecah dan memproses nutrisi penting.
  • Kanker pankreas berhubungan dengan peradangan pankreas jangka panjang sering karena pankreatitis kronis.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Anda Diduga Menderita Pankreatitis ?

Yang harus dilakukan :

  • Jika gejalanya parah, segera cari pertolongan medis darurat.
  • Jika gejalanya ringan atau sedang, buatlah janji bertemu dengan dokter Anda.
  • Makan makanan dalam porsi kecil dan ringan yang rendah lemak.

Jangan dilakukan :

  • Mengabaikan gejala dengan anggapan hanya perasaan tidak nyaman saja.
  • Konsumsi makanan tinggi lemak.
  • Minum alkohol atau merokok.

Diet Pankreatitis

Jika Anda sudah diagnosis pankreatitis akut atau kronis, nutrisi harus menjadi prioritas pertama. Tujuan dari diet pankreatitis adalah untuk mencegah malnutrisi, defisiensi nutrisi dan mengoptimalkan kadar gula darah sambil melindungi terhadap masalah ginjal dan hati, kanker pankreas dan gejala yang memburuk.

Pankreas Center Universitas Kolumbia merekomendasikan untuk fokus pada diet padat nutrisi tinggi protein tanpa lemak, biji-bijian, buah-buahan, sayuran dan produk susu rendah lemak sambil menghindari makanan yang digoreng berminyak dan alkohol.

Program mereka merekomendasikan tes darah tahunan untuk menentukan defisiensi nutrisi dan merekomendasikan suplementasi seperlunya.

Diet yang direkomendasikan oleh Universitas Columbia sangat mirip dengan diet Mediterania yang diikuti selama beberapa generasi di seluruh Yunani, Italia dan Spanyol.

Banyak studi telah menemukan bahwa cara makan ini membantu menurunkan risiko diabetes Tipe 2; meningkatkan kadar A1C; meningkatkan kognisi dan meningkatkan suasana hati; melindungi terhadap penyakit Alzheimer dan penyakit jantung; melindungi terhadap banyak kanker gastrointestinal dan berhubungan dengan menurunkan risiko kanker pankreas yang lebih rendah.

Diet Mediterania tradisional mungkin masih mengandung terlalu tinggi lemak untuk beberapa individu penderita pankreatitis, tetapi pola diet ini mudah dimodifikasi.

Ya, bahkan lemak sehat seperti minyak zaitun, minyak kelapa dan yang berasal dari ikan yang ditangkap secara liar dan daging yang diberi makan rumput bisa menjadi bermasalah bagi  beberapa orang dengan kondisi ini.

Seperti banyak penyakit lainnya, langkah pertama adalah mendengarkan tubuh Anda dan mengenali makanan yang membuat Anda merasa lebih baik.

Mayoritas makanan harus fokus pada buah-buahan, sayuran dan biji-bijian dengan protein dan lemak hanya tambahan saja.

Banyak ahli mendukung porsi harian berikut sebagai target:

  • 3 porsi beras merah
  • 2 porsi buah segar
  • 5-7 porsi sayuran
  • 1 porsi kacang
  • 1 porsi protein hewani tanpa lemak
  • 1 porsi susu rendah lemak

Mingguan:

  • 3 porsi ikan yang ditangkap secara liar (bukan ikan keramba/budidaya)
  • Tidak lebih dari 2 porsi daging sapi atau domba
  • 3 porsi telur kampung
  • 3–4 porsi ayam atau kalkun
  • 3–4 porsi kacang atau biji-bijian
  • 1–2 porsi pemanis sehat untuk jantung
  • 4-6 porsi legum

Tujuan sebenarnya di sini adalah menyediakan tubuh dengan makanan yang mudah dicerna dan yang tidak menyebabkan gula darah melonjak, namun tetap membuat Anda puas.

Sangat penting mengonsumsi makanan untuk mengatasi kekurangan nutrisi yang mungkin disebabkan oleh pankreatitis.

Ingat, ini adalah panduan. Jika Anda menderita pankreatitis dan ada makanan dari daftar diatas yang menyebabkan Anda alergi atau sensitive, silahkan untuk dihindari.

8 Buah Terbaik Yang Direkomendasikan :

  1. Blackberry dan blueberry: Buah ini kaya akan resveratrol, mangan, serat, dan vitamin C dan K, yang mendukung pencernaan yang sehat saat melawan kanker. Cobalah campurkan buah ini dalam salad yang padat dan kaya nutrisi, kemudian tambahkan minyak zaitun yang sehat, biji wijen, dan almond.
  2. Ceri: Rendah kalori dan tinggi nutrisi penting, ceri adalah camilan sempurna yang mendukung penurunan berat badan, mengurangi peradangan dan membantu tidur nyenyak.
  3. Semangka: Sumber vitamin A, B, C, serta kalium, magnesium, dan mangan yang sangat baik. Buat smoothie semangka untuk sarapan atau camilan sore; untuk mendapatkan protein dalam resep ini, campurkan yogurt kelapa dan biji chia.
  4. Plum hitam: Dengan indeks glikemik rendah, ditambah terbukti menurunkan kolesterol dan membantu pencernaan, buah plum adalah buah yang sempurna untuk dimakan pada diet pankreatitis.
  5. Anggur merah: Polifenol dalam buah anggur telah terbukti membantu mencegah obesitas dan diabetes tipe 2 sambil menurunkan peradangan. Segenggam sebagai camilan atau cobalah salad anggur, campur ayam, dan kacang walnut yang memuaskan.
  6. Mangga: Dengan serat yang sehat dan vitamin C, mangga juga mengandung mineral penting, termasuk zat besi, kalsium, kalium dan magnesium. Buah super ini dikaitkan dengan peningkatan kadar glukosa darah dan kontrol glikemik. Sebagai camilan manis sesekali.
  7. Apel: Buah ini kaya serat, membantu menurunkan peradangan dan membantu pencernaan.
  8. Delima: Manis dan renyah, buah super ini penuh dengan serat, kalium, dan vitamin C dan K.

7 Sayuran Terbaik Yang Direkomendasikan :

  1. Bit: Mengandung nutrisi penting seperti zat besi, mangan, tembaga, kalium dan vitamin B, bit diketahui dapat meningkatkan kesehatan jantung, kesehatan otak dan mendukung fungsi hati.
  2. Brokoli: Secangkir brokoli yang dimasak saja mengandung lebih dari 100 % nilai harian dari kedua vitamin K dan vitamin C. Juga kaya dengan mineral, sayuran ini melawan kanker dan meningkatkan kesehatan pencernaan.
  3. Bayam: Popeye tidak salah; bayam mengandung nutrisi yang meningkatkan kekebalan, melindungi terhadap diabetes dan melindungi terhadap jenis kanker tertentu.
  4. Kale: Sayuran cruciferous yang menunjukkan sifat anti-inflamasi, mendukung detoksifikasi, kesehatan mata, dan melindungi terhadap kanker, kale adalah sayuran berdaun hijau yang padat sempurna untuk diet apapun untuk pankreatitis.
  5. Selada: Selada adalah bagian besar dari diet Mediterania dan cara mudah untuk memastikan Anda memenuhi lima hingga tujuh porsi sayuran yang direkomendasikan setiap hari. Pilih daun selada yang lebih gelap untuk menikmati kadar vitamin dan mineral tertinggi.
  6. Daun ubi jalar: Kaya dengan beta karoten, vitamin C, tembaga, vitamin B6, dan mangan, ubi jalar adalah pati sehat yang rasanya enak.
  7. Wortel: Beta karoten dikaitkan dengan kesehatan sistem kekebalan tubuh dan kesehatan mata, serta pencernaan yang sehat. Nikmati wortel mentah, dimasak atau dijus pada diet pankreatitis Anda.

6 Biji-bijian Utuh Yang Direkomendasikan :

Penelitian menunjukkan bahwa komsumsi biji-bijian dalam pola makan pankreas harus ditingkatkan.

  1. Beras merah: kaya serat dan kaya mangan, menggantikan nasi putih dengan beras merah dapat menurunkan risiko diabetes Tipe 2 sebesar 16 %. Sebagai lauk, biji-bijian bebas gluten ini relatif tinggi kalori, jadi tetap dengan ukuran porsi secukupnya sangat dianjurkan.
  2. Buckwheat: Tinggi protein dan serat, biji-bijian bebas gluten ini kaya antioksidan dan mudah dicerna.
  3. Polenta: Ini seperti biji jagung kasar, mirip dengan bubur jagung Selatan, digunakan di seluruh Mediterania. Taburkan dengan jamur dan kacang polong, tambah keju, dan rempah segar untuk mengisi dan mengenyangkan. Beli polenta organik, non-GMO saja.
  4. Millet: Tinggi serat, bebas gluten alami dan mudah dicerna. Biji padat nutrisi ini mengalami renaisans karena sangat serbaguna.
  5. Teff: Ini adalah biji gandum Etiopia. Gandum ini mendukung penurunan berat badan berlebih, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mendukung kesehatan tulang dan membantu pencernaan. Tersedia dalam bentuk  tepung atau biji-bijian, dan Anda dapat menggunakannya untuk membuat bubur, pancake, dan tortilla.
  6. Amaranth (biji bayam) : Biji-bijian ini merupakan sumber serat, mangan, dan protein. Biji-bijian ini bebas gluten ini membantu kesehatan pencernaan, mengurangi peradangan, melawan perkembangan diabetes tipe 2 dan membantu menurunkan berat badan. Gunakan sebagai pengganti gandum, nasi putih atau pasta, dan sebagai pengental untuk sup.

5 Kacang Terbaik yang Direkomendasikan :

  1. Kacang almond: Almond mengandung protein, serat dan sejumlah vitamin dan mineral penting. Penelitian menunjukkan bahwa Almond membantu mengontrol kadar gula darah, membantu menurunkan berat badan dan dapat meningkatkan penyerapan nutrisi nutrisi yang larut dalam lemak. Karena kandungan lemaknya yang relatif tinggi, batasi diri Anda untuk satu porsi saja.
  2. Kenari: Kenari mengandung omega-3, mendukung jantung dan otak yang sehat sambil membantu mengontrol peradangan dan kadar gula darah.
  3. Biji bunga matahari: Kaya vitamin B dan vitamin E serta selenium dan magnesium, biji bunga matahari memberikan dosis yang sehat dari asam lemak esensial, asam amino dan serat. Makanlah secukupnya, dan aturlah untuk 1/2 porsi atau 1 porsi karena kandungan lemaknya relatif tinggi.
  4. Biji labu: Sensasi renyah yang memuaskan, dan mengandung lemak sehat, protein dan serat, biji labu lezat dapat ditabur pada salad atau dinikmati dicampur ke dalam yoghurt.
  5. Pistachio: Ditanam di seluruh Mediteran. Dikenal membantu menurunkan kolesterol dan membantu menurunkan berat badan. Cukup dengan 1 ½ ons sebagai porsi karena kandungan lemak.

Sumber Protein Terbaik yang Direkomendasikan :

  1. Ikan yang ditangkap liar: Diet khas Mediterania menyarankan ikan atau makanan laut yang ditangkap secara liar setidaknya dua kali setiap minggu.
  2. Unggas: Potongan daging ayam dan kalkun merupakan sumber protein. Gunakanlah daging ayam kampong yang masih organik. Boleh dipanggang atau dibakar, hindari untuk menggoreng untuk menjaga kandungan lemak dalam tingkat yang sehat. .
  3. Telur: Telur kampung kaya akan protein, kaya asam amino dan memiliki lebih sedikit lemak jenuh daripada telur jenis lain.
  4. Legum: Tinggi protein, rendah lemak dan tinggi serat, legum merupakan bagian penting dari diet pankreatitis yang sehat karena membantu menstabilkan kadar gula darah dan membantu menurunkan berat badan.

3 Produk Susu Rendah Lemak:

  1. Yogurt : Pilih yogurt bebas lemak atau rendah lemak tanpa tambahan gula atau pemanis saat mengikuti diet pankreatitis. Tinggi probiotik untuk kesehatan usus dan protein, produk susu ini sangat cocok untuk sarapan ketika dicampurkan dengan buah segar.
  2. Keju cottage: Kaya akan vitamin B12 dan tinggi kalsium, keju cottage adalah makanan ringan yang lezat, terutama ketika dicampur dengan makanan lain seperti kacang, biji dan buah.
  3. Kefir: Dikenal karena meningkatkan kekebalan tubuh dan bakteri yang sehat, membantu pencernaan, produk susu ini mengandung protein, kalsium, dan vitamin D.

Makanan yang Harus Dihindari:

  • Alkohol, tembakau, dan kafein
  • Makanan pencetus alergen yang dikenal atau diduga seperti gandum, kedelai, susu, jagung dan pemanis buatan
  • Gorengan
  • Produk tepung putih seperti pasta dan roti putih
  • Gula
  • Asam lemak trans dalam makanan yang disiapkan secara komersial (fast food)

Perubahan Gaya Hidup untuk Mencegah Kekambuhan Pankreatitis

  • Jika Anda merokok atau menggunakan produk tembakau lainnya, hentikan.
  • Makan tiga hingga empat kali dalam porsi kecil setiap hari.
  • Tetap terhidrasi; minum setidaknya 8 ons air per 10 pon berat badan setiap hari.
  • Meditasi dan latih relaksasi untuk meredakan stres dan rasa sakit.
  • Berlatih yoga dua kali setiap minggu. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam World Journal of Gastroenterology, yoga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan bagi mereka yang menderita pankreatitis kronis.

Kesimpulan Utama Tentang Pankreatitis

  • Kemungkinan komplikasi akibat pankreatitis termasuk diabetes, malnutrisi, infeksi, gagal ginjal dan pendarahan internal.
  • Pankreatitis kronis dikaitkan dengan risiko kanker pankreas yang lebih tinggi.
  • Diet memainkan peran utama dalam berkembangnya dan pengobatan pankreatitis.
  • Diet pankreatitis menyarankan makanan yang padat, rendah lemak, dan padat nutrisi.
  • Menormalkan kadar gula darah adalah kunci untuk pemulihan.

Perawatan Pankreatitis Alami Atas

  • Mengikuti diet Mediterania bermanfaat untuk mengatur glukosa dan dikaitkan dengan risiko kanker pankreas yang lebih rendah.
  • Protein tanpa lemak, biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan, sayuran, dan susu dalam jumlah sedang memberikan energi yang diperlukan dan membuat Anda tetap merasa kenyang dan puas.
  • Berlatih yoga 2 kali setiap minggu ditunjukkan untuk meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan bagi mereka yang menderita pankreatitis kronis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.